Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan bahwa dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG)↗ di wilayah Jawa Timur wajib menyerap telur dari peternak lokal. Ia menyatakan tidak akan segan memberikan sanksi tegas hingga menutup operasional dapur MBG yang mengabaikan kebijakan tersebut.
Menurut Emil, program MBG tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga harus memberikan manfaat ekonomi bagi para peternak dan pelaku usaha lokal. Oleh karena itu, kebutuhan bahan pangan, khususnya telur, diharapkan dipenuhi dari hasil produksi peternak di Jawa Timur.
Baca Juga: Jadwal Belanda vs Maroko: Van der Sar Ingatkan De Oranje Waspadai Kejutan↗
Emil menilai penggunaan telur dari luar daerah tanpa alasan yang jelas dapat merugikan peternak lokal yang selama ini menjadi salah satu penopang sektor pangan di Jawa Timur. Karena itu, pemerintah provinsi akan melakukan pengawasan terhadap rantai pasok bahan baku yang digunakan oleh setiap dapur MBG.
Ia menegaskan bahwa jika ditemukan dapur MBG yang tetap membeli telur dari luar daerah meski pasokan lokal tersedia dan mencukupi, maka pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas. Sanksi tersebut dapat berupa penghentian kerja sama hingga penutupan dapur yang melanggar ketentuan.
Baca Juga: Viral 'Batman' Misterius di Meksiko, Buru dan Tangkap Maling Motor↗
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, peternak, serta pengelola dapur MBG agar distribusi telur lokal dapat berjalan lancar. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
source: Emil Dardak Ancam Tutup Dapur MBG di Jatim yang Tak Beli Telur Peternak↗

